Breaking News

Hukum Memanjangkan Kuku

PERTANYAAN :

Apa hukum memanjangkan kuku bagi wanita bersamaan ia mengetahui bahwa ia shalat dan menunaikan seluruh kewajiban-kewajibanya?

JAWABAN :

“Memanjangkan kuku dilarang bagi laki-laki dan perempuan seluruhnya…, tidak boleh bagi wanita untuk memanjangkan kukunya, tidak pula bagi laki-laki. Batasannya adalah 40 hari, lebih dari itu wajib baginya untuk memendekakkanya, demikian pula bagi laki-laki…”.

📚 Fatawa Nur ‘Alaa Darb

Asy-Syaikh ibnu ‘Utsaimin rahimahullah pernah ditanya:

PERTANYAAN :

Apa hukum memanjangkan kuku bersamaan dengan mengetahui bahwa kuku tersebut bersih. Apakah memendekkannya sunnah atau wajib? Berikanlah kami faedah akan hal tersebut..

JAWABAN :

“Janganlah engkau membiarkan kuku tidak dipendekkan lebih dari 40 hari, sama saja bersih atau kotor, karena sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad -Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam-. Tidak memendekkannya termasuk menyelisihi fithrah yang manusia tercipta dalam keadaan tersebut. Apabila ia membiarkannya lebih dari 40 hari dalam rangka mengikuti orang-orang kafir yang telah menyimpang fithrah-fithrah mereka dari ketidak cacatan, maka yang demikian keadaannya haram karena Nabi -Shallallhu ‘Alaihi wa Sallam- bersabda : “Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dari bagian mereka”.
(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan sanad yang bagus)

Telah berkata Syaikh ibnu Taymiyyah :

“Penyandaran hadits ini minimalnya adalah haram, karena berkonsekuensi kafir menyerupai mereka. Adapun apabila ia tetap memanjangkan nya lebih dari 40 hari semata-mata karena hawa nafsunya, maka itu menyelisihi fithrah dan waktu yang telah ditetapkan oleh Nabi -Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam- untuk ummatnya”.

https://binothaimeen.net/content/8531

About Tegal Mengaji

Sahabat Tholibul Ilmi, Berdasarkan Al-Qur'an, As-Sunnah, Dengan Pemahaman generasi terbaik para Sahabat Ridwanullah 'alaihim ajma'in.

Check Also

Jangan Terlena

berkata Ibnu Qoyyim rahimahullah, “Jangan terlena. Jika engkau tidak mendapati pengaruh dosamu kala itu, terkadang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.